
Dalam dunia pemrograman dan analisis data, terdapat dua nama besar yang sering menjadi bahan perbincangan: Python dan R. Keduanya memiliki keunikan serta kelebihan masing-masing, namun dalam beberapa tahun terakhir, Python tampaknya lebih bersinar dan mendapatkan popularitas yang lebih luas dibandingkan R. Artikel ini akan menguraikan beberapa alasan utama mengapa Python lebih terkenal dari R, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kemudahan penggunaan, komunitas pendukung, serta fleksibilitas dan penerapannya.
Mengenal Singkat Bahasa Pemrograman Python dan R

Sebelum mendalami alasan di balik popularitas Python dibandingkan R, mari kita kenali singkat kedua bahasa pemrograman ini. Python, yang diciptakan oleh Guido van Rossum dan dirilis pertama kali pada tahun 1991, adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi yang menekankan pada keterbacaan kode dan efisiensi pengembangan. Python dirancang untuk menjadi mudah dipelajari dan digunakan, namun kuat dalam menangani berbagai jenis tugas pemrograman, mulai dari pengembangan web hingga analisis data dan pembelajaran mesin. Kelebihan utama Python adalah sintaksnya yang bersih dan terstruktur, membuatnya menjadi pilihan populer di kalangan pengembang software dan peneliti di berbagai bidang.
Baca lebih lanjut: Belajar Python untuk Pemula 2024 bagian 1
Di sisi lain, R adalah bahasa pemrograman dan lingkungan perangkat lunak untuk analisis statistik dan grafis. Dibuat oleh Ross Ihaka dan Robert Gentleman pada tahun 1993, R dirancang khusus untuk analisis data dan pemodelan statistik. R dikenal dengan kemampuannya dalam menghasilkan plot yang berkualitas publikasi, yang bisa disesuaikan secara luas, serta memiliki repositori paket yang komprehensif untuk analisis statistik. Walaupun kurva belajarnya mungkin lebih curam dibandingkan dengan Python, R tetap menjadi pilihan utama bagi statistisi, peneliti data, dan siapa saja yang bekerja dalam analisis data intensif.
Kedua bahasa ini, dengan kelebihan dan spesialisasi masing-masing, telah menjadi alat yang sangat berharga dalam dunia pengembangan software dan analisis data. Pemahaman tentang karakteristik unik dan kegunaan Python dan R akan membantu kita mengapresiasi lebih dalam mengapa Python mungkin lebih menonjol dalam konteks penggunaan yang lebih luas.
Perbandingan Bahasa Python dan Bahasa R
Kemudahan Penggunaan
Salah satu alasan utama Python lebih dominan adalah kemudahan penggunaannya. Python dirancang dengan filosofi yang menekankan pada keterbacaan kode dan sintaks yang sederhana. Hal ini membuat Python menjadi pilihan yang ideal bagi pemula yang ingin mempelajari pemrograman. Sebaliknya, R, meskipun sangat kuat dalam analisis statistik dan grafis, memiliki kurva belajar yang lebih curam bagi mereka yang baru mengenal pemrograman. Kemudahan penggunaan Python memungkinkan pengembang dan analis data untuk dengan cepat mengimplementasikan ide-ide mereka tanpa harus terbelit-belit dengan kompleksitas sintaks.
Komunitas dan Dukungan
Python menikmati dukungan dari komunitas yang sangat besar dan aktif. Dengan jutaan pengembang dan pengguna di seluruh dunia, sumber daya untuk belajar dan mengatasi masalah sangatlah melimpah. Dari forum online seperti Stack Overflow hingga GitHub, ada banyak proyek dan kode sumber yang dapat diakses untuk membantu memecahkan masalah atau mempelajari teknik baru. R juga memiliki komunitas yang kuat, tetapi skala dan variasi sumber daya yang tersedia untuk Python jauh lebih luas. Ini berarti bahwa pengguna Python seringkali dapat menemukan solusi atau bantuan lebih cepat daripada pengguna R.
Fleksibilitas dan Penerapan
Python adalah bahasa pemrograman yang sangat fleksibel, dapat digunakan untuk pengembangan web, otomasi, analisis data, pembelajaran mesin, kecerdasan buatan, dan banyak lagi. Hal ini memungkinkan Python untuk diadopsi di berbagai industri dan disiplin ilmu. R, sementara itu, secara khusus dirancang untuk analisis statistik dan grafik, membuatnya sangat kuat dalam bidang tersebut tetapi kurang fleksibel dalam penerapan lain. Fleksibilitas Python menjadikannya pilihan yang lebih menarik bagi perusahaan dan individu yang membutuhkan alat yang dapat menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan.
Ekosistem dan Pustaka
Python membanggakan ekosistem yang kaya dengan pustaka yang luas, seperti NumPy untuk komputasi numerik, pandas untuk manipulasi data, Matplotlib untuk visualisasi data, serta TensorFlow dan PyTorch untuk pembelajaran mesin. Ketersediaan pustaka ini mempermudah pengembangan proyek dan penelitian. Meskipun R juga memiliki pustaka yang kuat untuk analisis statistik dan visualisasi data, seperti ggplot2 dan dplyr, ekosistem Python lebih beragam, mendukung berbagai jenis proyek dan aplikasi.
Kesimpulan
Kemudahan penggunaan, komunitas yang luas dan aktif, fleksibilitas dalam penerapan, serta ekosistem dan pustaka yang kaya adalah faktor-faktor kunci yang menjadikan Python lebih populer dibandingkan R. Meskipun R masih menjadi alat yang sangat dihargai dan digunakan secara luas dalam statistik dan analisis data, Python menawarkan jangkauan yang lebih luas, memungkinkan penggunaannya dalam berbagai bidang dan aplikasi. Dengan pertumbuhan yang terus menerus dalam teknologi dan ilmu data, Python tampaknya akan terus mendominasi sebagai bahasa pemrograman pilihan untuk berbagai kebutuhan.